Saturday, April 26, 2014

Gazella: Jejak Memasuki Dunia Kesehatan dan Masyarakat

Dokter kecil adalah pilihanku dalam langkah awal masuk ke dunia kesehatan. Ya, saat itu aku masih duduk di bangku SD. Memasuki Sekolah Menengah Pertama, sebagai seorang siswi baru pastinya masih bingung untuk memilih ekstrakurikuler yang akan digeluti sampai tingkat akhir. Saat pemilihan dan pendaftaran diri untuk mengikuti ekskul, aku memilih dan mendaftar sebagai anggota PMR atas saran dari guruku, beliau mengatakan bahwa PMR itu singkatan dari Palang Merah Remaja dan merupakan jenjang yang lebih tinggi dari dokter kecil, dan beliau juga menjelaskan PMR secara detail lagi sehingga aku sangat tertarik dan memutuskan untuk menjadi anggota PMR SMP Negeri 285 Jakarta yang tepatnya ada di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. 

Have fun dan enjoy, itulah yang aku rasakan selama aku mengikuti kegiatan PMR di sekolah, anggota PMR berlatih dan belajar setiap hari Sabtu. Ada satu pelajaran yang didapat dari kegiatan ini dan dari pembinaku, bahwa setiap anggota PMR harus selalu mengutamakan kebersamaan dimanapun kami berada. 

Menginjak semester awal kelas 9, aku baru sadar, bahwa aku sudah berada di tingkatan PMR Madya, yang nantinya akan melanjutkan ke PMR Wira (tingkat SMA). Saat pertengahan semester ganjil kelas 9, aku diajak untuk mengikuti JUMBARA PMR VII tingkat Provinsi di daerah Cibubur. Sebelum berlomba, banyak siswa yang mendaftar untuk turut serta dalam lomba tersebut. Untuk mengikuti lomba tersebut, sekolahku mengadakan seleksi sebanyak 3 kali, dan pada akhirnya dari 45 pendaftar hanya 15 peserta yang berhasil lolos seleksi, dan salah satunya adalah aku. Lomba diadakan pada tanggal 5 Juli 2010. Tanggal 2 Juli 2010, aku dan tim PMR Kepulauan Seribu bersiap dari Pulau Untung Jawa menuju Posko 1 PMR yang ada di Pantai Marina, Ancol untuk melakukan pelatihan. Oh ya, “Laju Terpadu Berpacu Menuju Pulau Seribu-ku Maju” adalah motto PMR Kepulauan Seribu. Sesampainya di sana, kakak Pembina membagikan tugas untuk perlombaan, aku mendapatkan komando untuk menjadi penanggung jawab PP (Pertolongan Pertama). Aku dan tim PP ditugaskan untuk menampilkan drama bertemakan siap siaga saat peristiwa gempa bumi. 

Sore hari tanggal 4 Juli 2010, tim PMR-ku meluncur ke Cibubur. Di sana, kami membuat tenda, karena pada hari itu kami akan tidur di dalam tenda. Tanggal 5 Juli, sebelum lomba dimulai, diadakan pengenalan antar tim PMR dari wilayah Jakarta yang lain dan upacara JUMBARA PMR VII bersama Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Sehari penuh kami melakukan beberapa kegiatan, di antaranya drama dan beberapa games, sedangkan saat malam hari diadakan pensi. 

Keesokan paginya, diumumkan para pemenang JUMBARA PMR VII Tingkat Provinsi. Sekolahku terpilih sebagai pemenang ke-2 di JUMBARA PMR Tingkat Provinsi ini. Ini merupakan anugerah yang sangat indah dan mengesankan yang telah Tuhan berikan untuk Tim PMR-ku.

No comments:

Post a Comment