Sunday, April 27, 2014

Siti Nur: Terlibat di Kegiatan Pembinaan Remaja

Salam PMR! Dan salam Erste Aushilfe! Begitulah sebutan dari PMR yang saya jalani sampai saat ini. Pertama-tama saya mau certain nih awal saya masuk PMR 26 itu bagaimana. 

Awal nya tuh temen-temen sekelas yang ngajak. Terus saya iya-iya aja kan tuh. begitu saya masuk dan mulai beradaptasi dengan keluarga PMR 26 . Kemudian saya merasa nyaman karena kakak-kakaknya yang membuat saya itu seperti keluarga mereka sendiri. 

Namun, tiba-tiba teman-teman saya yang mengajak saya ikut ekskul ini malah kepilih untuk ikut 17an. Akhirnya, mereka malah ikut ekskul lain dan hasilnya saya hanya perempuan sendiri di ekskul ini dari jurusan listrik. Walaupun sampai saat ini yang masih memegang nilai banyak perempuannya itu Gambar Bangunan, tetapi tidak apa selama masih mempunyai keluarga PMR yang rasa kekompakkannya itu ada. Kemudian yang kedua saya mau certain nih , mengapa saya masih berminat untuk mengikuti PMR 26? Karena hal yang pertama ituh saya udah nyaman sekali dengan keluarga PMR 26. Dan saya juga tertarik pada gambar yang ada pada tembok uks 26. Waktu itu saya masih kelas satu yang masih butuh bimbingan . 

Kemudian yang memberi materi saya adalah kakak kelas dua . Dan untuk pelatihan, sering juga kelas tiga serta para alumni dan tingkat empat datang untuk mengajar saya dan teman-teman. Rasanya tuh klo udah ngumpul tingkat 1, 2,3 ,4 serta para alumni gabung untuk latihan dan dilatih oleh alumni yang paling tingkat atas seperti kak subhan, kak aang, itu rasanya beda banget loh. Klo begini sudah masuk keluarga besar PMR 26. 

Kita dilatih ga sembarangan dilatih, kelak nanti saya dan angkatan mempunyai bekal ilmu untuk diajarkan kembali kepada junior-junior saya yang saat ini. Pas dilatih, waktu angkatan saya masih tingkat satu, kakaknya ga pernah ngeluh, keliatan capek, atau pun yang membuat tingkat 1 lemes. Hebat banget yah,dan satu lagi kalau sehabis latihan kakak-kakaknya selalu deh membelikan kita es warso di kantin sekolah. Wow nikmat banget! abis latihan, minum yang seger-seger. Seperti biasa saat kita minum itu hanya dikasih satu gelas aqua penuh untuk dibagi bareng-bareng. Ketika makan juga kita tidak boleh makan sendiri-sendiri, harus bareng-bareng karna apa yang kita rasakan mereka yang lain harus juga merasakan. 

Nah disitulah timbulnya rasa kekeluargaan muncul. Mulai dari manjat pohon kelapa ,abis latihan dilapangan belakang demi menghilangkan rasa haus dan capek dilakukan, kemudian ngambil mangga yang baru saja jatuh dari pohonnya dan memakannya bareng-bareng tanpa membuka kulit mangganya dengan pisau. Hahhaaha ada-ada aja nih PMR 26 tingkah-tingkahnya. 

Dan yang kedua termakasih banget kepada keluarga PMR 26 ini yang sudah mencetak penghargaan banyak seperti piala dan dijuluki sebagai “Macan Timur” kemudian yang saya sangat senang mengikuti kegiatan ini adalah program kerjannya selalu bermanfaat bagi orang banyak intern PMR 26 dan ektern semua orang. Seperti orientasi untuk membentuk jiwa-jiwa pemimpin, donor darah, serta baksos yang dilaksanakan tiap tahunnya dan tidak lupa GEBYAR PEMBANGUNAN (GP) yang selalu meriah acara lomba ini tiap 2 tahunnya se-jabodetabek.

No comments:

Post a Comment