Tuesday, April 22, 2014

Lestari : Indahnya Saling Bermanfaat

Sekitar akhir Desember tahun 2011 saya dan ibu saya mengalami kecelakaan di Jl. R.A Kartini, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sore itu saya hendak kembali ke Jember untuk persiapan Ujian Akhir Semester 1 dengan kedua orang tua dan adik saya menggunakan kereta api. Namun saat perjalanan ke stasiun, saya dan ibu saya mengelami kecelakaan dengan truk dari arah berlawanan. Sopir truck itu ceroboh karena ingin mendahului kendaraan yang ada di depan truck untuk mengejar lampu hijau rambu lalu lintas tanpa melihat di sisi lajur sebelah truck tersebut ramai kendaraan dari berlawan arah dan kondisi jalan yang sempit serta di kiri dan kanan jalan ramai dengan pedagang kaki lima dan tukang ojek. Sehinnga menabrak saya dan ibu saya dari arah berlawanan. 

Di akibatkan kecerobohan sopir tersebut, saya mengalami patah tulang kaki dan retak pada bahu kanan serta kehilang banyak darah. Dan ibu saya terpental jauh keseberang jalan dengan luka retak pada jari manis sebelah kanan. Seketika saya dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan bersama ibu dan adik saya. Dan bapak saya melapor ke kantor polisi untuk menindak lanjuti kecelekaan tersebut dengan baran bukti truck dan motor saya yang ringsek. 

Sesampainya di puskesmas, saya langsung mendapat pertolongan pertama dari para perawat di puskesmas tersebut sebelum akhirnya saya dirujuk ke rumah sakit daerah yang lebih besar untuk mendapat penangan yang lebih intensif untuk patah tulang pada kaki saya. Saya dirujuk ke RSUD Sidoarjo pada sore itu. Keesokan paginya saya langsung menjalani operasi sterilisasi sebelum akhirnya operasi pemasangan platina pada tulang paha kanan saya. Waktu itu saya benar-benar bingung menahan sakitnya badan dan kaki saya pasca kecelekaan tersebut. Ibu saya mengalami memar pada selurus sisi kanan tubuhnya. 

Dan 5 hari kemudian setelah operasi sterilisasi, saya melanjutkan dengan operasi pemasangan platina pada tulang paha kanan saya. Alhamdulillah operasi berjalan lancar dengan tidak ada pembengkakan pada kaki kanan saya pasca operasi. Semalam saya berada di ruang ICU untuk penstabilan kondisi saya pasca operasi karena hemoglobin saya turun waktu itu. Namun keesokan harinya, saya belum bisa kembali ke ruang rawat inap dikarenakan hemoglobin saya masih sangat rendah. Dan akhirnya saya harus tranfusi darah 2 kantong untuk menstabilkan hemoglobin saya lagi. Pada sore hari saya bisa kembali ke ruang rawat inap setelah kondosi hemoglobin saya normal. Syukur yang teramat saya tujukan kepada Allah SWT, karena diberi kekuatan untuk melampui kondisi seperti itu. 

Selama 6 bulan saya berada di rumah untuk pemulihan kondisi tubuh saya sehingga mampu berjalan dan beraktifitas serta berkuliah. Alhamdulillah setelah hampir 3 tahun berlalu, saya bisa berkuliah dan beraktfitas kembali. Betapa sangat berartinya setetes darah, saya pun ingin berarti untuk mereka yang mungkin sedang membutuhkan dengan mendonorkan darah saya. Mudah-mudahan pengalaman saya ini bisa menjadi wacana betapa indahnya bisa saling menolong dan bermanfaat. Dan terima kasih untuk PMI dengan segela kinerjanya sehingga bisa membantu saya dan mereka yang membutuhkan.

No comments:

Post a Comment